BMW F10 vs G30

Ada buanyakkk ternyata perbedaan BMW Seri 5 F10 dengan G30. Semprotan kaca depannya bikin baper.

Ini versi nemu dari internet. Saya belom pernah ngamati keduanya secara detail. Dan bisa jadi ini versi luar negeri, gk sama item/printhilan/fiturnya dengan versi Indonesia.

Yang berbeda di G30 dari F10:


  • Enggak ada lagi puteran kontrol temperatur di tengah-tengah diantara lobang ventilasi udara.
  • Indikator dan wiper kini punya “klik” on/off mekanikal.
  • Tidak ada roda kontrol suhu ventilasi udara sentral.
  • Posisi roda kemudi paling rendah tidak serendah F10.
  • Intensitas pencahayaan yang dapat disesuaikan pada lampu atap.
  • Glovebox memiliki volume yang sama tetapi ukuran yang bisa digunakan berkurang.
  • Kotak penyimpanan di konsol tengah lebih kecil.

  • Ada “jari-jari” di lubang tempat gelas sehingga gelas bisa dimasukkan dengan lebih pas.
  • Radio on/off button used to put electrics in stand-by rather than pressing start button once. ~> Yg ini saia gk paham gimana teknisnya.
  • Sekarang enggak lagi pakai pengungkit di bawah tepi depan kap mesin, sekarang pakai tarikan ganda pada tuas pembuka.
  • Tidak ada lapisan lembut di kotak penyimpanan kecil di dekat kemudi.
  • Tidak ada kotak penyimpanan di sandaran tangan belakang.
  • “Sayap” di jok bisa disesuaikan lebarnya.
  • Kursi lebih berkontur daripada F10.
  • Ada sakelar khusus lampu parkir samping kiri/kanan.

  • Tak ada lagi jaring penyimpanan di sisi penumpang, kini dijual sebagai aksesoris terpisah.
  • Molding plastik di sekitar pangkal kursi depan dibuat lebih padat sehingga tidak ada lagi suara berderit.
  • Handel pelipat kursi belakang kini bekerja lebih lembut/halus.
  • Saklar nyala/mati lampu terasa lebih presisi.
  • Fungsi otomatis penghapus (wiper) kaca depan sekarang diaktifkan dengan menggerakkan tuas wiper ke atas.
  • Tidak ada tweeter di pintu depan pada sistem suara versi standar.
  • Spion langsung melipat saat mengunci, tanpa harus menahan tombol kunci ke bawah.
  • Auto-hold pada rem parkir kini bermode aktif secara permanen tanpa harus menekan/mengaktifkannya tiap kalo mobil dinyalakan.
  • Setir kemudi terasa lebih tebal, tapi mungkin ini hanya perasaan subyektif bagi sebagian orang.
  • Ada tiga semprotan air ke kaca depan, bukan dua!
  • Bagasi kini lebih aluminium dan lebih mudah ditutup.

  • Posisi kamera mundur lebih menjauh dari tutup bagasi, jadi gampang kotor.
  • Botol isian air semprotan kaca sekarang pindah ke dekat engsel kap mesin.
  • Kotak penyimpanan di bagasi jadi lebih kecil tapi jadi ada dua.
  • Tidak ada area penyimpanan besar di bawah lantai bagasi.
  • Bagasi sedikit lebih sempit tapi sedikit lebih tinggi.
  • Soket listrik 12V hilang dari bagasi, sekarang jadi opsi.
  • Fitment roda sekarang ber-PCD 5×112 dan center-bore 66.6 sama seperti Mercy atau Audi, sehingga velg BMW generasi sebelum-sebelumnya tak lagi bisa dipasangkan.

Monggo dikoreksi. Matur nuwun.

[Red]

BMW Motorrad: Kode Sasis

Sebagaimana di mobil BMW era modern yg punya kode bodi, motor BMW (BMW Motorrad) pun juga punya.

Cuman saya bingung ini kode apa, mustinya sih kode sasis. Karena pada kode yg sama bisa jadi model/varian yg berbeda, tergantung mesin dan peruntukannya (road/street, all-road, sport, dll.)

Kayaknya iya, karena kode bodi pada mobil BMW sebenarnya juga mengacu ke sasis, cuman kebetulan ‘sasis yang itu’ langsung ditempeli ‘bodi yg itu’. Jadinya kode bodi.

K50 = R 1200 GS 2011-2018
K51 = R 1200 GS Adventure 2012-2018
K52 = R 1200 RT 2013-2018
K53 = R 1200 R 2013-2018
K54 = R 1200 RS 2014-2018

K25 = R 1200 GS, GS Adventure, HP 2002-2012

K26 = R 900 RT, R 1200 RT 2003-2014
K27 = R 1200 R 2005-2014
K28 = R 1200 ST 2003-2007
K29 = R 1200 S, HP2 Sport 2004-2010

K21 = R nineT 2013-2018
K22 = R nineT Pure 2015-2018
K23 = R nineT Scrambler 2015-2018
K32 = R nineT Racer 2015-2018
K33 = R nineT Urban G/S 2016-2018

K40 = K 1200 S, K 1300 S 2003-2015
K43 = K 1200 R, Sport; K 1300 R 2004-2015
K44 = K 1200 GT, K 1300 GT 2004-2010

K42 = HP4 2011-2014
K46 = S 1000 RR 2008-2018
K47 = S 1000 R 2013-2018
K49 = S 1000 XR 2014-2018
K60 = HP4Race 2017-2018

K48 = K 1600 GT, K 1600 GTL 2010-2018
K61 = K 1600 Bagger 2017-2018

K80 = F 750 GS 2016-2018
K81 = F 850 GS 2016-2018
K70 = F 700 GS 2011-2017
K71 = F 800 S, F 800 ST, F 800 GT 20014-2018
K72 = F 650 GS, F 800 ST, F 800 GT 2004-2018
K73 = F 800 R 2005-2018
K75 = F 800 GS Adventure 2012-2017

E169 = F 650, F 650 ST 1993-2003

R13 = F 650 GS, GS Dakar 1999-2007

K14 = F 650 CS 2000-2005
K17 = C Evolution 2013-2018
K18 = C 600 Sport, C 650 Sport 2011-2018
K19 = C 650 GT 2011-2018
K09 = C 400X 2018-

K02 = G 310 GS 2016-
K03 = G 310 R 2016-

R13 = G 650 GS 2008-2015
R13 = G 650 GS Sertao 2010-2014

K16 = G 450 X 2007-2010
K15 = G 650 X 2006-2009

259 = R 850 GS, R 1100 GS 1993-2006
R21 = R 1150 GS 1998-2003
R21 = R 1150 GS Adventure 2001-2005
259R = R 850 R, R 1100 R 1993-2002
R28 = R 850 R, R 1150 R, Rockster 1999-2007
259 = R 850 RT, R 1100 RT 1994-2001
R22 = R 850 RT, R 1150 RT, R 1150 RS 2000-2006
259 = R 1100 S, R 1100 RS 1992-2005
259C = R 850 C, R 1200 C 1996-2004
259C = R 1200 C Montauk 2002-2004
259C = R 1200 C Independent 2000-2004

K30 = R 1200 CL 2001-2004
K589 = K 1100 RS, K 1100 LT 1989-1999
K589 = K 1200 RS, K 1200 LT 1996-2008
K41 = K 1200 GT, K 1200 RS 2000-2005
C1 = 1999-2003
A73
A40
A61 = 1997-2000
A67 = 2005
A15

– FHW

Pertama kali: BMW Motorrad menawarkan opsional M dan M Performance Parts untuk S 1000 RR terbaru.

BMW Motorrad Motorsport memasukkan RR baru untuk WorldSBK 2019 bekerja sama dengan Shaun Muir Racing di musim kompetisi 2019. Di sini, BMW Motorrad Motorsport bekerja sama dengan BMW Group Motorsport.

BMW Motorrad berhasil memperkenalkan strategi produk yang akrab dengan mobil M, sekarang menawarkan opsi M dan M Performance Parts untuk model sepeda motor.

Dengan peluncuran S 1000 RR baru, paket M dan peralatan opsional M akan tersedia untuk sepeda motor untuk pertama kalinya.

Rangkaian produk yang tersedia untuk RR baru juga dilengkapi dengan pilihan M Performance Parts yang luas sebagai bagian dari paket aksesori.

Di sini BMW Motorrad mengikuti filosofi huruf paling kuat di dunia: M. M adalah sinonim di seluruh dunia untuk kesuksesan balap motor dan daya tarik model BMW berkinerja tinggi, yang ditujukan untuk pelanggan dengan aspirasi sangat tinggi dalam hal kinerja, eksklusivitas, dan individualitas.

Paket M untuk BMW S1000 RR baru terdiri dari yang berikut:

  • Motorsport paint finish
  • M carbon fibre wheels
  • M light weight battery
  • M Chassis Kit with rear ride height adjustment and swingarm pivot
  • M sport seat
  • Pro Mode

Selanjutnya, BMW Motorrad Motorsport akan memasukkan BMW S 1000 RR baru di FIM World Superbike Championship (WorldSBK) pada musim 2019 mendatang. Tim BMW Motorrad WorldSBK yang baru akan memasuki kontes bekerja sama dengan Shaun Muir Racing dan dengan pasangan pembalap terkenal: pemenang Kejuaraan Dunia Superbike 2013 Tom Sykes (GBR) bersama dengan juara bertahan Superstock 1000 Eropa dan juara IDM tiga kali Markus Reiterberger (APK).

Dengan Tim BMW Motorrad WorldSBK dan kerjasama dengan Shaun Muir Racing, BMW Motorrad secara signifikan memperluas keterlibatannya di WorldSBK. Pada saat yang sama, BMW Motorrad akan melanjutkan program balap pelanggan yang sukses di berbagai seri balap nasional dan internasional lainnya.

Kerjasama dengan BMW Group Motorsport juga sedang diintensifkan untuk memasuki sinergi tambahan antara balap mobil dan motor, terutama dalam hal perdagangan dan logistik.

Baru, BMW C 400 GT!

BMW C 400 GT Gran Turismo baru ini adalah skuter ukuran menengah (midsize) untuk kenyamanan yang luar biasa dan kinerja yang dinamis serta akan meghadirkan banyak kesenangan untuk dikendarai.

BMW Motorrad telah menelurkan kategori produk baru di bidang mobilitas perkotaan pada tahun 2011 dengan debut C 600 Sport dan C 650 GT sebagai kendaraan premium untuk segmen skuter maxi. Ini kemudian diikuti oleh C 400 X, yang pertama kali disajikan pada musim gugur 2017; kendaraan premium berorientasi dinamis untuk segmen skuter ukuran menengah.

Sekarang BMW Motorrad memperkenalkan BMW C 400 GT, varian Gran Turismo dari skuter ukuran menengah, yang diarahkan pada peningkatan kenyamanan lebih lanjut dan kemampuan jelajah yang ditingkatkan.

Baik mengendarai ke pusat kota, bepergian ke kantor, atau menikmati perjalanan sepulang kerja atau di akhir pekan, C 400 GT terbaru ini adalah mitra yang sempurna untuk menikmati waktu luang berkendara secara penuh: tidak hanya sendirian tetapi dengan penumpang juga.

Mesin satu silinder yang kuat, efisiensi super optimal, dikombinasikan dengan transmisi CVT, kopling anti getar, dan ASC.

BMW C 400 GT ini ditenagai oleh mesin satu silinder yang dioptimalkan efisiensinya dengan output 34 hp (25 kW) seperti juga digunakan dalam C 400 X.

Transmisi daya melalui gearbox CVT (Continuously Variable Transmission) dan torsionally stiff drivetrain swing arm dengan bantalan lengan ayun yang inovatif dirancang untuk getaran yang minim dan karenanya jadilah kenyamanan yang maksimal.

Kontrol Stabilitas Otomatis (ASC) memastikan peningkatan keselamatan selama akselerasi, terutama pada permukaan yang licin.

Rangka baja tubular yang kokoh, garpu teleskopik, dan sistem rem berperforma tinggi dengan ABS sebagai standar.

Seperti BMW C 400 X sang pendahulu, BMW C 400 GT terbaru ini memiliki kerangka ruang tubular yang kokoh yang terbuat dari baja.

Suspensi dan redaman ditangani oleh garpu teleskopik di depan dan dua penyangga pegas di belakang.

Penyetelan dan kerenggangan pegas telah dipilih sedemikian rupa untuk memastikan keasyikan berkendara yang dinamis dan sporti dikombinasikan dengan tingkat kenyamanan yang sangat tinggi.

Kinerja rem tertinggi dan keamanan luar biasa disediakan oleh rem cakram kembar di bagian depan bersamaan dengan rem cakram tunggal di bagian belakang, tentunya dengan ABS sebagai standar.

Teknologi lampu LED sebagai standar dan BMW Motorrad Connectivity sebagai opsi tambahan.

Selain lampu standar dalam teknologi LED, C 400 GT terbaru ini juga menawarkan berbagai unggulan di bidang konektivitas yang baru bagi segmen ini.

Sebagai contoh, cluster instrumen multifungsi dengan layar TFT 6,5 inci berwarna yang tersedia sebagai opsi tambahan. Dalam hubungannya dengan BMW Motorrad Multi-Controller canggih yang menawarkan operasional terintegrasi, ini berarti pengendara dapat mengakses fungsi kendaraan dan konektivitas dengan cepat dan tanpa terganggu dari apa yang terjadi di jalan.

Selain kenyamanan menggunakan telepon dan mendengarkan musik selama perjalanan, ada juga fitur navigasi yang enak digunakan dengan menggunakan sistem yang praktis.

Desain modern dan inovatif dengan perlindungan luar biasa dari angin dan cuaca serta konsep penyimpanan
flexcase yang cerdas.

Model C 400 GT terbaru ini dapat secara langsung diidentifikasi sebagai anggota keluarga BMW Motorrad C: mobilitas dengan tampilan elegan yang fungsional, selalu siap sedia untuk putar-putar dalam kota yang santai atau perjalanan yang lebih panjang dengan penumpang.

Dilihat dari depan, didominasi oleh lampu LED kembar yang dirancang secara aerodinamis dengan desain khas lampu LED siang hari (DRL, tergantung negara pasar) dalam bentuk elemen serat optik.

Bersama-sama dengan elemen bodi yang halus dan dirancang sangat natural dengan lampu sein terintegrasi, ini memastikan Gran Turismo baru untuk segmen skuter ukuran sedang jelas berbeda dari para pesaingnya.

Dengan perlindungan dari angin dan cuaca yang ditingkatkan, karena kaca depan yang lebih tinggi daripada C 400 X; serta konsep penyimpanan yang disusun dengan teliti yang terdiri dari dua kompartemen -satu kecil satu flexcase- di bawah kursi model satu ruas yang nyaman, skuter berukuran sedang ini juga menawarkan segalanya yang dibutuhkan untuk memenuhi tuntutan pada kepraktisan sehari-hari maupun pada kebutuhan perjalanan panjang.

Sebagai fitur kenyamanan tambahan, C 400 GT baru dilengkapi dengan Keyless Ride sebagai standar. Ini membuat saat menyalakan motor, mengunci setir, buka-tutup kursi, tutup bensin, dan buka-tutup kompartemen penyimpanan menjadi sangat mudah.

C 400 GT yang baru memiliki fitur kenyamanan yang ditingkatkan dalam bentuk tempat duduk dengan sandaran pengendara terpisah dan sandaran kaki penumpang yang lebih dari sekedar pijakan kaki.

Pilihan warna yang menarik untuk kualitas karakter yang berbeda.

Ada beberapa pilihan warna untuk C 400 GT baru.

Alpine White mengesankan gaya khas skuter.

Sebagai warna segar dengan rasa ringan, warna ini juga menekankan kualitas utama Gran Turismo baru seperti kelincahan, kemudahan, dan keringanan berkendara.

Yang berlawanan dengan ini adalah Moonwalk Grey, yang menampilkan karakter tertinggi, kontemporer, dan harmonis dari Gran Turismo yang dinamis.

Moonwalk Grey ini memberi C 400 GT sentuhan baru yang sangat modern, selaras dengan warna kontras yang diterapkan untuk menciptakan keseluruhan tampilan yang menyatu.

Lapisan cat ketiga adalah Blackstorm metallic, yang menekankan tampilan C 400 GT yang khas dan berkualitas tinggi. [Red]

Why BMW Owner Are Fanatics

Fanatically loyal, that is.

They buy a BMW because the car is a great idea. A perfectly practical family sedan and a superb sport car. All in one.

And the the longer they own it, the more enthusiastic they get. Because that great idea is such a great car.

Driving one is a very special exprerience. There is a responsiveness, a smoothness, a precise sureness, in the way a BMW handles that makes driving a real joy.

The car is fast, and incredibly rugged. And because of the sophisticated BMW suspension, it holds the road better than any other car we know of.

Yet for all that, performance is only the beginning. There is the dependability, and the comfort, and the roominess, and the economy.

There is the finish, and the craftsmanship, and the materials.

And most of all, there is the feeling that of all the machinery you may have driven, nothing was put together as beautifully as this.

So sure, BMW owners are fanatics. After all, the’ve got a lot going for them.

Last but not least, mutunya terjamin. 😀 [Red]

BMW E92 M3 GTS: Dilahirkan di sirkuit untuk hidup di jalan raya.

Warnanya saja sudah mencolok: BMW Individual Special Paint – Fire Orange, seolah menyiratkan ia dalam mode serangan dan siap untuk ditembakkan.

Catnya sangat kontras dengan segala yang hitam: velg alloy M 19-inci hitam bernuansa buram (matte) dalam desain Y-spoke, sayap belakang yang juga hitam, bibir spoiler depan hitam, dan atap CFRP hitam yang ringan.

Komposisi ini memastikan BMW M3 GTS tetap menjadi sesuatu yang berbeda hingga hari ini, sesuatu yang dulunya agak cepat mendahului jaman dan sangat langka pada saat itu.

5 fakta hebat.

  1. Suspension yang dapat disetel.
  2. Variable aerodynamics.
  3. Jok buket balap.
  4. Sistem pengereman performa tinggi.
  5. Teknologi konstruksi nan amat ringan.

Hanya ada 150 unit BMW M3 GTS pernah diproduksi. Ia adalah salah satu mobil M paling langka yang pernah diproduksi.

BMW Serie-5 E34

Ini bukan tentang bahasan teknis. Ini tentang bahasan non-teknis. Ini tentang ocehan garing dan iseng saya pribadi.

Di Indonesia, BMW Serie-5 E34 ini umumnya dibeli karena harga sekennya yang jatuh nyungsep plus perawatan yang relatif sangat murah -terutama pada varian standar 6cyls atau 4cyls, tidak berlaku untuk V8- namun masih mendapatkan kenyamanan yang khas Serie-5, khas BMW.

Namun tidak melulu demikian karena murahnya; diam-diam buanyakkk namun tersembunyi penggemar kuatnya yang dengan sadar dan sengaja mencari, mengkoleksi, dan merawat E34 karena ini adalah generasi terakhir classic-fascia BMW, ditandai dengan lampu telanjang bulatnya. Nuansa tampang yang unik dan tak semua orang bisa menerima dan menyukainya, namun itu sungguh menarik dan tak lagi bisa didapatkan di generasi/seri-seri setelahnya.

Mereka maniak E34 ini, sama dengan maniak E30 yang susah dinalar kesukaannya, adalah kaum dengan pola pikir dan pola pandang ekstraordinari yang begitu luar biasanya dalam menghobi seri ini. Mereka inilah yang kemudian membentuk dan membangun basis kuat penggila BMW klasik, termasuk E34 ini.

Mereka yang berani merawat seri-seri tua BMW, biasanya justru mendapatkan respek luar biasa, saat dimana mereka bisa saja membelanjakan uangnya untuk sebuah unit (baru) dari tipe pasaran dari merk lain, mereka justru memilih menginvestasikan nominalnya demi tetap well-performed alias performa prima-nya sebuah BMW tua.

Sebab di situ ada fungsi/kebutuhan yang tetap terpenuhi plus ada makanan psikologis yang bisa didapatkan.

– Freema HW

Opini ini juga tayang di https://www.instagram.com/p/Bnp417ZHyIX/

BMW Serie-3 E36

Ini bukan tentang bahasan teknis. Ini tentang bahasan non-teknis. Ini tentang ocehan garing dan iseng saya pribadi.

BMW Serie-3 E36 ini menurut saya pribadi sungguh mengindonesia banget. Dan emang generasi ketiga Serie-3 ini bisa dibilang begitu populer di Indonesia.

Tampangnya cakep: fase peralihan dari era klasik ke modern yang ditandai dengan terbungkus/cover-nya lampu depan; enggak terkesan kuno dan masih update – enggak ketinggalan jaman bahkan hingga 25 tahun usianya kini, sehingga para ibu banyak yg menyetujui bahkan mendorong suaminya memilih seri ini ketimbang Serie-5;

perawatannya relatif mudah dan murah meriah;

handling-nya yang bahkan minim fitur kontrol bodi pun terasa masih susah ditandingi -bahkan dikalahkan- bahkan oleh sesama BMW generasi-generasi setelahnya;

dan memberikan opsi yang lumayan luas – hingga membentuk semacam mazhab kepada penggemarnya: mulai dari mazhab 4cyls yang super hemat – hingga orang kadang tak percaya bahwa BMW bisa irit BBM dan murmer perawatan, hingga mazhab 6 cyls yang buasss cetar membahana.

Harga jual rata-ratanya kini tak bisa dibilang hancur. Harganya sudah stabil, menyusul & mengikuti harga rata-rata E30 yang telah duluan malah menanjak naik. Bahkan setara dengan harga E46 yang mulai melorot karena kondisi pasar.

Dan, E36 bukan hanya asyik di tol. Meliuk-liuk di kelok-kelok pegunungan adalah joy tak terkira dengan E36.

– Freema HW

Opini ini juga tayang di https://www.instagram.com/p/BnqTMglAJRO/

KNOWLEDGE OF BMWCCI.

BMWCCI Yogyakarta Chapter telah melaksanakan kegiatan “Knowledge of BMWCCI” pada hari Minggu, 15 April 2018 bertempat di Hotel Cakra Kusuma Yogyakarta. Hadir pada kegiatan ini kurang lebih 37 peserta yang berasal dari anggota BMWCCI Yogyakarta Chapter, perwakilan dari Solo Chapter, Semarang Chapter, serta perwakilan dari E30 Register.

Tujuan diadakan kegiatan “Knowledge of BMWCCI” sebagai media untuk berbagi pengetahuan tentang brand BMW, BMW Clubs International, dan BMWCCI beserta segala aktivitas dan perkembangannya kepada seluruh member. Kegiatan Knowledge of BMWCCI hampir sama dengan Leader Summit yang diselenggarakan oleh Pengurus Pusat BMWCCI pada bulan Februari 2018 yang lalu di Jakarta.

Acara dimulai pada jam 10.00, diawali dengan doa dan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan sambutan (greeting) dari Dedy Sukrisna, Ketua BMWCCI Yogyakarta Chapter. Materi yang disampaikan pada kegiatan ini antara lain tentang BMW Car & Community Management, Organisasi BMWCCI, BMWCCI Clubs Indentity, serta Leadership.

Gerry Nasution, Founder BMWCCI, menyampaikan materi BMW Car & Community Management pada sesi pertama. OGN, sapaan khas pada beliau, menjelaskan bahwa BCCM yang merupakan “jantung” organisasi bagi seluruh struktur BMW clubs yang ada mulai dari International Council hingga BMW Clubs yang ada di masing-masing negara. BCCM mengaktualkan filosofi-filosofi yang ada di BMW melalui guidelines, peraturan-peraturan mendasar, termasuk dalam hal publikasi dan sharing kegiatan-kegiatan yang dijalankan oleh BMW Clubs dari seluruh dunia.

Guidelines dan regulasi clubs ini memiliki relasi dengan brand BMW, salah satunya dalam penggunaan roundle BMW, hal ini yang membedakan organisasi BMWCCI dengan komunitas-komunitas BMW yang lain. Gerry Nasution juga menjelaskan sebaran peta BMW Clubs di seluruh dunia, beserta dinamika aktivitas-aktivitasnya yang telah dilakukan selama ini.

Haydar Al Jufrie, BMWCCI Branding Informatics Social Media, pada sesi Organisasi BMWCCI menjelaskan tentang relasi antara Brand BMW dengan BMWCCI. Relasi ini tercermin pada BMW Traditional Values (dinamic, inovation, estetic) yang diadopsi dalam aktivitas dan budaya organisasi di dalam BMWCCI. Pada materi ini disampaikan pula transformasi BMWCCI sejak tahun 2003, 2006, 2013, hingga saat ini. Haydar menekankan, dengan mengutip pernyataan Founder BMWCCI Gerry Nasution, bahwa sebagai pengguna brand BMW, penting bagi BMWCCI beserta anggotanya menjaga nilai-nilai (value) yang telah diinvestasikan oleh brand selama 1 abad lebih ini.

Secara khusus Haydar memaparkan bagaimana penggunaan Clubs Indentity di dalam produksi media publikasi dan dokumentasi, sebagai salah satu value itu yang harus dipatuhi oleh seluruh member di BMWCCI.

Asido Regazzoni, Presiden BMWCCI, saat penyampaikan materi Manajemen Organisasi (Leadership) menyatakan bahwa BMWCCI akan terus mendorong regenarasi dapat terus berjalan dengan baik. Salah satunya adalah mempertegas eksistensi BMWCCI sebagai organisasi, bukan sekedar komunitas. Sehingga BMWCCI sebagai club resmi pengguna brand BMW harus memenuhi syarat sebagai organisasi yang ideal, antara lain memiliki tujuan organisasi yang jelas, asas kemanfaatan, serta kepemimpinan yang mampu menjalankan amanah secara kolektif kolegial dan demokratis.

Kegiatan BMWCCI Knowledge juga terdapat sesi product knowledge yang dipresentasikan oleh Refil Hidayat, Sport Segment Bussiness Manager PT. Michelin Indonesia, yang memberikan penjelasan tentang ban mobil yang diproduksi oleh brand Michelin. Michelin dan BMW memiliki passion yang sama yaitu driving with comfort and safety. BMWCCI dengan Michelin telah menjalin kerjasama sebagai official partner terutama pada kegiatan balap “One Make Race” yang diselenggarakan oleh BMWCCI pada tahun 2018 ini di pagelaran Indonesian Sentul Series Of Motorspot (ISSOM). Dimana Michelin sebagai Official Tire Supplier BMWCCI One Make Race.

Pada akhir kegiatan, Angga Permana, Wakil Ketua Yogyakarta Chapter, memberikan pemaparan tentang program kerja BMWCCI Yogyakarta Chapter yang dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis kartu keanggotaan dan atribut untuk periode renewal 2018. Acara ditutup dengan pembagian doorsprize, penyerahan sertifikat dan plakat, serta foto bersama.

Ortus Tours, Jaminan layanan perjalanan Anda.

Saat ini akan sangat lebih mudah dan nyaman untuk memasrahkan manajemen perjalanan Anda ke pihak tours & travel. Baik itu untuk perjalanan kecil yang hanya melibatkan beberapa peserta maupun perjalanan besar yang meibatkan ratusan bahkan ribuan peserta.

Dari perjalanan “ringan” yakni sekedar ngurusi perjalanan rombongan datang ke acara resepsi temanten, perjalanan dinas semacam study banding, hingga perjalanan ke luar negeri semacam nonton F1; Ortus Tours telah berpengalaman menangani manajemen perjalanannya.

Lebih detail, ini jasa/layanan dari Ortus Tours:

  • Perjalanan wisata dalam dan luar negeri.
  • Study-tours untuk pelajar dan mahasiswa.
  • Perjalanan dinas.
  • Outbound tour.
  • Persewaan Transport yang meliputi: Elf, Bus Pariwisata.
  • Persewaan transpor/kendaraan keluarga dan pengantin.
  • Dokumentasi perjalanan.

Ortus Tours berbasis di kawasan Srengat, Blitar, Jawa Timur. Klien-klien terbesarnya rata-rata memang dari seputaran kawasan Blitar – Kediri – Tulungagung dan sekitarnya namun juga enggak sedikit klien dari lintas kawasan yang mempercayakan manajemen perjalanannya ke biro perjalanan ini.

Studi banding dinas maupun study tours/karyawisata siswa/mahasiswa ke Bali, Yogya, Jakarta, hingga lintas pulau lainnya telah berkali-kali ditangani oleh Ortus Tours.

Armada yang nyaman dan kru yang sangat melayani adalah jaminan konsistensi pelayanan dari Ortus Tours. Inilah jaminan kebijakan mutu dari Ortus Tours:

  1. Terus meningkatkan dan menyempuranakan produk dan layanan Ortus Tours.
  2. Menyediakan produk jasa yang secara konsisten memenuhi harapan pelanggan.
  3. Memastikan personil (teamworks) dilatih secara profesional sesuai dengan standar perjalanan kelas dunia dan pengembangan teknologi.
  4. Memastikan kepatuhan hukum dan peraturan dalam pelaksanaan perjalanan dinas dan bisnis.

Jika Anda bingung memilih dan masih ragu menetapkan biro perjalanan yang akan menangani kebutuhan perjalanan Anda, BMWCCI Kediri Chapter dengan yakin merekomendasikan: pilihlah Ortus Tours. Nggak main-main lho ini rekomendasinya. 😉

Silakan hubungi Mas Agus Subyantoro pada:

  • Nomor ponsel: 08113718787
  • Nomor WA: 081578787807
  • IG: ortus_agus
  • FB: Byan Bojana
  • Email: ortus.blitar@gmail.com

Ortus Tours didirikan dengan akta notaris No.407 tahun 2015 dikeluarkan oleh SULIN, SH.,Mn. dengan SIUP nomor .503/00033/409.303/KPTSP- PK/I/2016 dan TDP nomor 13.31.3.79.01270

Adapun VISI perusahaan adalah menjadi salah satu perusahaan jasa wisata terbaik dan perusahaan yang mempunyai pelayanan serta produk bermutu khususnya dalam bidang paket wisata domestik dan internasional.

Dengan MISI:

  • Memberikan pelayanan yang maksimal dan memuaskan kepada semua pelanggan.
  • Memberikan kesejahteraan kepada setiap anggota perusahaan, pemegang saham, manajemen, dan seluruh karyawan.

Mcqueen yaqueen kan milih Ortus Tours? Sekali lagi, BMWCCI Kediri Chapter berani merekomendasikannya lho! 😉 [Advetorial]